Skip to main content

Syarat Sahnya Wudhu

Syarat sahnya wudhu penting untuk diketahui dan diterapkan saat kita mengambil air wudhu untuk melaksanakan ibadah shalat, tak lain ialah agar ibadah yang kita kerjakan tidak menjadi sia-sia.



Bagi yang belum mengetahui tentu Allah Maha Pengampun, tapi bagi yang sudah mengetahui, namun tidak melaksanakannya maka pahala ibadah berkurang atau bahkan menjadi sia-sia, na’uzubillahimin zaliq.

Telah kita ketahui bersama bahwa syarat sahnya shalat adalah bersih dari hadast besar dan hadast kecil. Untuk mensucikan diri dari hadast besar adalah mandi yaitu disebut dengan mandi junub atau mandi wajib.

Sedangkan untuk mensucikan diri dari hadast kecil yaitu dengan berwudhu. Berkenaan dengan hal wudhu ini ada syarat-syarat sahnya wudhu yang harus terpenuhi.


Lalu apa sajakah syarat-syarat sahnya wudhu agar wudhu menjadi sah untuk mengerjakan shalat? Syarat-syarat sahnya wudhu terdiri dari sembilan perkara, yaitu ;

  1. Beragama Islam

    Jadi jelaslah bagi yang beragama Islam sudah memenuhi untuk mengambil air wudhu.

  2. Tamyiz

    Tamyiz adalah orang ini mampu membedakan suatu pekerjaan yang baik dan yang jahat.

  3. Suci dari darah haidh dan nifas bagi kaum wanita

    Bagi wanita yang sedang haidh dan nifas bila berwudhu untuk melaksanakan shalat maka wudhunya tidak sah apalagi dengan shalatnya, jadi tunggu hingga benar-benar bersih kemudian mandi wajib setelah haidh, demikian juga bagi yang sedang nifas artau baru saja menjalani persalinan harus bersih dulu darah nifasnya kemudian mandi wajib nifas.

  4. Tidak ada yang menghalangi air

    Maksudnya kulit yang terhalang tersentuh air pada anggota wudhu, seperti cat, lilin, getah, tip dan sebagainya, harus dibersihkan dulu agar tidak menghalangi kulit tersentuh air wudhu.

  5. Tidak merubah warna air wudhu

    Maksudnya saat berwudhu air yang mengalir dari anggota wudhu tidak berubah warna, misalnya pewarna makanan yang menempel dibersihkan dulu sebelum berwdudhu sehingga saat berwudhu air yang mengalir dari anggota wudhu tidak berubah warna.

  6. air yang suci

    Syarat wudhu lainnya yaitu air yang suci lagi mensucikan tidak tercampur dengan najis.

  7. Mengetahui fardhu wudhu

    Syarat sahnya wudhu juga harus mengetahui dan membedakan mana fardhu wudhu dan mana sunah wudhu, tidak terbalik-balik.

  8. Yang fardhu adalah fardhu

    Jadi tidak meniatkan fardhu wudhu menjadi sunah wudhu ataupun sebaliknya.

  9. Masuk waktu

    Maksudnya bagi orang yang tidak bisa lepas dari hadast atau mempunyai penyakit, cara berwdhunya setelah memasuki waktu untuk menunaikan shalat.



Nah inilah kesembilan syarat sahnya wudhu yang harus diketahui agar wudhu menjadi syah untuk melaksanakan shalat sebagai ibadah yang wajib dilaksanakan bagi setiap muslimin dan muslimat.

Semoga bermanfaat, barakallah ….

Apa reaksi anda tentang postingan ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Kang Darus

Selamat Datang Di Blognya Kang Darus.., Blog Yang Keren Dan Pasti Terurus. Biarpun Disini Tidak Ada Kopi, Yang Pasti Bisa Bikin Maknyus..!!