Skip to main content

MANDI

Bab Mandi
Bab Mandi

Anjuran Mandi :



Mandi menurut syara’ ialah menyiram dan meratakan air ke sekujur tubuh untuk menghilangkan hadats besar. Sebagaimana kita ketahui bahwa shalat baru sah apabila

kita suci dari hadats besar ataupun hadats kecil. Adapun anjuran mandi tercermin pula dalam Al-Qur’an surat An-Nisaa’ ayat 43 yang artinya sebagai berikut :

“Janganlah kalian kerjakan shalat di kala kalian sedang mabuk hingga kalian mengetahui apa yang kalian katakan, dan janganlah (pula) kalian kerjakan shalat ketika kalian sedang “junub” melainkan lewat tempat shalat saja, sebelum kalian mandi lebih dahulu”. (Surat An-Nisaa’ ayat 43).

Lafadh Niat Mandi :
Pada hakekatnya niat itu menyengajakan sesuatu yang diiringi dengan perbuatan. Dan niat itu cukup diucapkan di dalam hati ketika akan memulai sesuatu perbuatan.

NAWAITUL GHUSLA LIROF’IL HADATSIL AKBARI FARDHON LILLAAHI TA’AALAA.



Artinya:
“Aku berniat mandi untuk menghilangkan hadats besar, fardhu karena Allah Ta’ala”,

Hal-hal Yang Di Wajibkan Mandi :
Hal-hal yang di wajibkan mandi itu adalah :

  1. Keluar mani baik sengaja atau tidak.
  2. Setelah bersenggama.
  3. Setelah berhenti haidh atau nifas.
  4. Orang Islam yang mati, yang bukan mati syahid.
  5. Orang kafir yang masuk Islam.



Hal-hal Yang Disunahkan Mandi
Hal-hal yang disunahkan mandi itu adalah :

  1. Ketika akan shalat hari raya Fithri dan Adh-ha.
  2. Ketika akan shalat jum’at (sunnat Mu’akkad).
  3. Ketika akan shalat Istisqo’.
  4. Ketika akan menjalani Ihrom atau Umroh.
  5. Sesudah memandikan mayat.


Apa reaksi anda tentang postingan ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Kang Darus

Selamat Datang Di Blognya Kang Darus.., Blog Yang Keren Dan Pasti Terurus. Biarpun Disini Tidak Ada Kopi, Yang Pasti Bisa Bikin Maknyus..!!